Mowilex Building Chemistry BC Logo
  • Produk
  • Promo
  • Training Tukang
  • Artikel
  • Lokasi Toko
  • Bahasa Indonesia
    • English
Mowilex Building Chemistry BC Logo
  • Produk
  • Promo
  • Training Tukang
  • Artikel
  • Lokasi Toko
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Produk
  • Promo
  • Training Tukang
  • Artikel
  • Lokasi Toko
  • Bahasa Indonesia
    • English
Mowilex Building Chemistry BC Logo
  • Produk
  • Promo
  • Training Tukang
  • Artikel
  • Lokasi Toko
  • Bahasa Indonesia
    • English
Artikel
September 16, 2026 0 Comments

Plesteran Dinding Mengelupas? Kenali Penyebab dan Cara Mencegahnya

Plesteran dinding berperan penting dalam menciptakan permukaan yang rata, kuat, dan siap untuk tahap finishing. Namun, pada beberapa bangunan, plesteran dapat mengalami masalah seperti retak, mengelupas, atau terlepas dari permukaan dasar. Kondisi ini bukan hanya mengganggu tampilan dinding, tetapi juga dapat mempengaruhi kualitas konstruksi jika kerusakan terus meluas.

Plesteran yang mudah mengelupas tidak selalu disebabkan oleh kualitas semen. Faktor lain seperti kondisi permukaan dasar, komposisi adukan, teknik aplikasi, hingga daya rekat yang kurang optimal juga dapat menjadi penyebabnya. Oleh karena itu, memahami penyebab plesteran dinding mengelupas menjadi langkah penting agar proses perbaikan lebih tepat dan hasil dinding lebih kuat serta tahan lama.

 

Penyebab Plesteran Dinding Mudah Mengelupas

1. Permukaan Dasar Tidak Siap Sebelum Proses Plesteran

Salah satu penyebab utama plesteran mudah terlepas adalah kondisi permukaan dasar yang kurang mendukung proses perekatan.

Sebelum melakukan pekerjaan plester, permukaan dinding perlu mendapatkan persiapan yang baik agar material baru dapat menempel dengan maksimal.

Beberapa kondisi yang dapat mengurangi daya rekat antara lain:

  • Permukaan masih memiliki debu atau kotoran
  • Sisa material lama belum dibersihkan
  • Permukaan terlalu kering sehingga menyerap air dari adukan terlalu cepat
  • Permukaan terlalu halus sehingga plester sulit membentuk ikatan

Ketika lapisan plester tidak mendapatkan permukaan dasar yang sesuai, ikatan antara material lama dan baru menjadi kurang kuat. Akibatnya, plester dapat mengalami retak, berongga, atau terlepas setelah beberapa waktu.

Cara mengatasinya:

Pastikan permukaan dinding sudah bersih, kuat, dan siap menerima lapisan plester. Persiapan awal membantu menciptakan ikatan yang lebih baik antara permukaan dasar dan material plester.

 

2. Daya Rekat Antara Plester dan Permukaan Dasar Kurang Optimal

Plesteran membutuhkan ikatan yang kuat agar dapat bertahan pada permukaan dinding. Jika daya rekat tidak mencukupi, lapisan plester hanya menempel secara permukaan tanpa membentuk ikatan yang maksimal.

Beberapa tanda daya rekat plester kurang baik antara lain:

  • Terdengar suara kosong saat permukaan diketuk
  • Lapisan semen mudah terlepas
  • Muncul bagian dinding yang menggelembung
  • Permukaan mengalami retakan kecil

Masalah ini sering terjadi pada permukaan beton yang memiliki karakter lebih padat dan minim pori dibandingkan material lain. Kondisi tersebut membuat adukan plester membutuhkan bantuan tambahan agar dapat menempel lebih kuat.

Cara mengatasinya:

Gunakan bonding agent sebagai penghubung antara permukaan dasar dan lapisan plester baru. Bonding agent membantu meningkatkan ikatan sehingga material dapat menempel lebih baik.

 

3. Campuran Mortar Kurang Fleksibel

Selain daya rekat, karakteristik campuran mortar juga mempengaruhi ketahanan plesteran.

Mortar yang terlalu kaku dapat mengalami masalah ketika bangunan mengalami perubahan kecil akibat:

  • Perubahan suhu
  • Penyusutan material
  • Pergerakan struktur

Ketika mortar tidak memiliki fleksibilitas yang cukup, tekanan kecil pada permukaan dapat menyebabkan munculnya retakan.

Retakan yang tidak segera diperbaiki dapat berkembang dan menyebabkan bagian plester mulai terlepas.

Cara mengatasinya:

Gunakan campuran mortar dengan karakteristik yang sesuai kebutuhan pekerjaan. Penambahan bahan pendukung tertentu dapat membantu meningkatkan fleksibilitas dan kemampuan ikatan mortar.

 

4. Aplikasi Plester Tidak Memperhatikan Kondisi Lapangan

Selain faktor material, proses pengerjaan juga memiliki pengaruh terhadap kualitas plesteran.

Beberapa kesalahan yang sering terjadi:

  • Mengaplikasikan plester pada permukaan yang belum siap
  • Tidak memperhatikan kondisi kelembaban dinding
  • Membuat campuran dengan komposisi yang tidak sesuai
  • Tidak memberikan waktu pengeringan yang cukup

Kondisi tersebut dapat menyebabkan lapisan plester tidak berkembang dengan baik setelah proses pengerasan.

Cara mengatasinya:

Pastikan seluruh tahapan pekerjaan mengikuti prosedur yang tepat, mulai dari persiapan permukaan, pencampuran material, hingga proses pengeringan.

 

Dampak Plesteran Mengelupas pada Bangunan

Dampak Plesteran Mengelupas pada BangunanPlesteran yang mengalami kerusakan dapat memberikan beberapa dampak, antara lain:

Tampilan Dinding Menurun

Lapisan plester yang mengelupas membuat permukaan dinding terlihat tidak rapi dan dapat mengganggu hasil finishing seperti pengecatan.

Risiko Kerusakan Semakin Besar

Jika bagian yang terlepas dibiarkan, area kerusakan dapat meluas dan membutuhkan perbaikan lebih besar.

Biaya Perawatan Bertambah

Perbaikan ulang membutuhkan tambahan material, tenaga kerja, dan waktu pengerjaan.

Karena itu, memperhatikan kualitas ikatan antara permukaan dasar dan plester menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan dinding.

 

Cara Mencegah Plesteran Dinding Mudah Mengelupas

Untuk mendapatkan hasil plesteran yang lebih kuat, beberapa langkah berikut dapat dilakukan:

Bersihkan Permukaan Sebelum Plesteran

Pastikan permukaan bebas dari debu, minyak, dan material yang dapat menghambat daya rekat.

Gunakan Material Pendukung Jika Dibutuhkan

Pada permukaan tertentu seperti beton atau area perbaikan, penggunaan bonding agent dapat membantu meningkatkan ikatan antara lapisan lama dan baru.

Pastikan Komposisi Adukan Sesuai

Campuran mortar perlu memiliki keseimbangan antara kekuatan, daya lekat, dan kemudahan aplikasi.

Perhatikan Proses Pengerjaan

Teknik aplikasi yang tepat membantu menghasilkan lapisan plester yang lebih rata dan memiliki daya tahan lebih baik.

 

BC-71 Alcabond Membantu Meningkatkan Daya Rekat Plesteran

BC-71 Alcabond sebagai Bonding Agent untuk Membantu Memperkuat Daya Ikat Plester

Untuk membantu mengatasi masalah plesteran yang mudah mengelupas, penggunaan bonding agent dapat menjadi salah satu solusi yang dapat dipertimbangkan.

Mowilex BC-71 Alcabond merupakan bonding adhesive agent yang dirancang untuk membantu meningkatkan daya rekat antara material berbasis semen dengan permukaan dasar.

Produk ini dapat membantu pada pekerjaan yang membutuhkan peningkatan ikatan, seperti:

 

  • Plesteran pada permukaan beton
  • Penyambungan material lama dan baru
  • Perbaikan permukaan semen
  • Pekerjaan mortar berbasis semen

Dengan membantu meningkatkan daya lekat antara lapisan plester dan permukaan dasar, BC-71 Alcabond dapat mendukung hasil pekerjaan yang lebih kuat dan mengurangi risiko lapisan mudah terlepas.

Penggunaan bonding agent yang tepat dapat membantu meningkatkan kualitas pekerjaan plesteran, terutama pada area yang membutuhkan daya ikat tambahan.

 

Kesimpulan

Plesteran dinding yang mudah mengelupas tidak selalu terjadi karena kualitas material utama yang buruk. Masalah tersebut sering berkaitan dengan daya rekat antara lapisan plester dan permukaan dasar yang kurang optimal.

Permukaan yang tidak siap, ikatan material yang lemah, serta campuran mortar yang kurang fleksibel dapat menyebabkan lapisan plester mengalami kerusakan lebih cepat.

Karena itu, pekerjaan plester membutuhkan persiapan permukaan yang baik, teknik aplikasi yang tepat, serta dukungan material tambahan seperti bonding agent untuk membantu meningkatkan kualitas ikatan.

Dengan menggunakan solusi yang sesuai seperti BC-71 Alcabond, pekerjaan plesteran dapat memiliki daya rekat lebih baik sehingga membantu menghasilkan permukaan dinding yang lebih kuat dan tahan lama.

Aboutrian
Waterproofing Sudah Dipasang Tapi Masih Bocor? Kesalahan Ini Bisa Jadi PenyebabnyaPrevWaterproofing Sudah Dipasang Tapi Masih Bocor? Kesalahan Ini Bisa Jadi PenyebabnyaSeptember 16, 2026

Related Posts

ArtikelProdukSealant
Februari 27, 2025
Cara Cepat Mengeringkan Lem Sealant: Ini Tips & Triknya!

Lem sealant sering digunakan dalam berbagai proyek konstruksi dan perbaikan rumah,...

Read More
AdhesiveArtikelProduk
Juli 5, 2024
Pilihan Perekat Bata Ringan yang Efektif untuk Konstruksi

Dalam konstruksi modern, penggunaan bata ringan semakin populer karena berbagai...

Read More
Kategori
  • Artikel 83
  • Inspirasi 44
  • Produk 46
    • Additive 5
    • Adhesive 2
    • Sealant 7
    • Wall System 9
    • Waterproofing 15
  • Promo 1
Recent Posts
  • Plesteran Dinding Mengelupas? Kenali Penyebab dan Cara Mencegahnya
    Plesteran Dinding Mengelupas? Kenali Penyebab dan Cara Mencegahnya
  • Waterproofing Sudah Dipasang Tapi Masih Bocor? Kesalahan Ini Bisa Jadi Penyebabnya
    Waterproofing Sudah Dipasang Tapi Masih Bocor? Kesalahan Ini Bisa Jadi Penyebabnya
  • Mitos atau Fakta: Waterproofing Semen Bikin Keramik Kamar Mandi Gampang Lepas atau Popping?
    Mitos atau Fakta: Waterproofing Semen Bikin Keramik Kamar Mandi Gampang Lepas atau Popping?

Anda punya pertanyaan?
Kami siap membantu
WA 081119180065
Email : cs@mowilex.co.id

PRODUK

Wall System
Waterproofing
Aditif
Adhesive

INFO

Hubungi Kami
ESG Mowilex

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Mowilex Indonesia
Jalan Daan Mogot Raya
No.10 Jakarta Barat
Indonesia 11710

Hak Cipta © 2024 Mowilex Building Chemistry dibawah lisensi PT. Mowilex Indonesia

https://api.whatsapp.com/send/?phone=6281119180065